Nilai Manchester City naik dua lipat

david-silva

Investor asal China secara resmi telah membeli 13 persen saham Manchester City dengan harga US$400 juta.

Dengan torehan harga tersebut, maka secara kasar dapat disimpulkan nilai seratus persen saham The Citizens sekitar US$3,077 miliar. Jumlah itu meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan yang dikalkulasi pada Mei 2015.

Berdasarkan informasu yang dilansir oleh Forbes berdasarkan kalkulasi pada Mei 2015 nilai Manchester City adalah US$1,38 miliar. Berdasarkan perhitungan majalah ekonomi itu Manchester City berada di peringkat lima dalam daftar nilai tim sepak bola dunia.

Dalam daftar 20 tim paling bernilai yang dirilis Forbes pada akhir musim 2014/15 itu Real Madrid berada di tempat tertinggi dengan nilai US$3,26 miliar. Di tempat kedua adalah Barcelona dengan nilai US$3,16 miliar.

Dua tim itu disusul Manchester United (US$3,1 miliar), Bayern Munich (US$2,35 miliar), dan Manchester City. Di bawah lima tim itu, sebanyak tiga tempat berikutnya dikuasai tim Inggris yakni Chelsea (US$1,37 miliar), Arsenal (US$1,31 miliar), dan Liverpool (US$982 juta).

Sheikh Mansour mengambil alih ManCity dari kepemilikan saham mayoritas mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra pada 2008 silam. Mansour membeli 90 persen saham ManCity, sementara Thaksin hanya disisakan 10 persen.

Berdasarkan informasi dilansir The Guardian dalam berita yang dipublikasi pada 23 September 2009, Mansour menggenapi kepemilikannya atasManchester City setelah membayar dana hingga 210 juta poundsterling (US$316,57 juta) kepada Thaksin.

Pada Oktober lalu, Manchester City mengumumkan mereka mendapatkan keuntungan untuk pertama kalinya sejak diambil alih Mansour. Pendapatan Mancehster City kala itu tercatat sebesar 352 juta poundsterling (US$530 juta).

Di bawah kepemilikan Mansour, ManCity menjadi tim elite sepak bola Eropa lewat pembelian pemain-pemain bintang. Diawali dari Robinho yang dibeli dari Real Madrid dengan harga 32,5 juta poundsterling, bintang-bintang elite dan pelatih hebat datang ke stadion Etihad.

Yaya Toure, David Silva, dan Sergio Aguero adalah contoh bintang-bintang yang membuat Manchester City menjadi raksasa. Kemudian pelatih Italia Roberto Mancini yang berhasil mengakhiri puasa trofi mayor dengan memenangkan Liga Inggris pada 2011/12.

Di bawah kepemilikan Mansour, ManCity telah memenangkan dua trofi Liga Inggris, satu Piala FA, satu Piala Liga, dan satu Community Shield.

Financial Fair Play

Pembelian pemain dengan harga selangit pun terancam aturan UEFA yakni Financial Fair Play (FFP). Namun, bukan berarti ManCity tetap tak mengagetkan dalam bursa transfer. Keuntungan hingga 10,7 juta poundsterling telah menyelamatkan ManCity dari ikatan FFP pada akhir musim lalu.

Kemudian pada bursa transfer musim panas Mansour lewat Abu Dhabi United Group (ADUG) menggelontorkan dana hampir seratus juta poundsterling untuk dua pemain muda. Raheem Sterling dibeli dengan harga 44 juta poundsterling dari Liverpool dan Kevin de Bruyne dibeli dengan harga 54 juta poundsterling dari Wolfsburg.

Penggelontoran dana itu makin besar ditambah pembelian bek Valencia Nicolas Otamendi (31,22 juta poundsterling), dan gelandang Aston Villa Fabian Delph (8,05 juta poundsterling).

Tak hanya itu, sebagai pemilik Mansour juga membangun akademi klub dan bermitra dengan tim di luar negeri. Mansour juga tercatat memiliki klub Amerika Serikat New York City FC, klub Australia Melbourne City, serta saham minoritas di klub Jepang Yokohama F Marinos.

Be the first to comment on "Nilai Manchester City naik dua lipat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*