Mahaka Sport and entertainment menjadi Operator Turnamen Piala Sudirman

1060655a-17c5-4ab9-b492-e67efc003f6f_169

Mahaka Sports and Entertainment telah berhasil menyelenggarakan kejuaraan Piala Presiden yang berakhir pada 18 Oktober 2015. Kini perusahaan itu kembali menjadi penyelenggara turnamen berskala nasional di tengah kompetisi yang masih vakum.

Mahaka digandeng oleh TNI untuk menggelar kejuaraan Piala Jenderal Sudirman yang dijadwalkan akan bergulir pada 14 November mendatang.

Terkait turnamen tersebut, CEO Mahaka Hasani Abdulgani menyatakan bahwa dalam Piala Jenderal Sudirman pihaknya adalah operator. Hal itu berbeda dengan peran pihaknya dalam kejuaraan sebelumnya.

CEO Mahaka Sport and Entertainmet, Hasana Abdul Gani mengatakan bahwa Di Piala Presiden kami merupakan promotor, sedangkan di Piala Jenderal Sudirman kami merupakan operator yang diminta untuk menjalankan kompetisi,” ujar Hasani di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (26/10). Ini semua (turnamen Piala Jenderal Sudirman) murni gagasan (Panglima TNI) Jenderal (Gatot Nurmantyo).

Panglima TNI itu pun menjadi Ketua Dewan Pelindung Turnamen dalam turnamen tersebut. Panglima TNI, Gatot Numantyo mengaatakan bahwa Hadiah yang menentukan adalah kami. Artinya, semua dana dari sponsor. Maka dari itu kami sangat terbuka yang sebesar-sebesarnya kepada sponsor.

Selain itu, Hasani Abdul Gani juga menegaskan dana yang digunakan dalam Piala Jenderal Sudirman tidak akan melibatkan uang negara. Dana yang digunakan semua 100 persen dari swasta. Hadiahnya tidak akan menggunakan uang negara karena sepak bola Indonesia sudah pantas dijual.

Turnamen Piala Jenderal Sudirman ini akan dilangsungkan di tiga kota, yakni Surabaya, Malang, dan Bali. Namun, partai puncak direncanakan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Turnamen itu mulai digelar pada 14 November mendatang. Kemudian fase delapan besar dijadwalkan mulai 12 Desember sampai 20 Desember 2015.

Adapun babak semifinal dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari hingga 17 Januari. Terakhir, pergelaran partai puncak akan dilangsungkan pada tanggal 24 Januari mendatang.

Tak hanya hadiah juara dan runner-up yang besar, untuk match fee nilainya juga cukup lumayan. Di turnamen ini tidak diberlakukan hasil seri dari babak penyisihan hingga 8 besar. Jika di pertandingan hasilnya draw, maka laga ini dilanjutkan lewat babak adu penalti.

Jadi match fee yang didapatkan klub sesuai hasil pertandingan, yaitu klub yang menang dalam waktu normal akan mendapat 125 juta rupiah, sementara yang kalah 75 juta. Adapun tim yang menang lewat adu penalti mendapat 110 juta, sementara yang kalah melalui adu penalti menerima 90 juta.

Hasani Abdul Gani mengatakan bahwa jadi tidak ada hasil imbang, kalau seri langsung adu penalti.

Be the first to comment on "Mahaka Sport and entertainment menjadi Operator Turnamen Piala Sudirman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*