FIFA tidak Korupsi

Hayatou720

Pejabat sementara Presiden FIFA, Issa Hayatou menegaskan bahwa tidak ada korupsi di dalam tubuh FIFA. Hal itu diungkapkan pria yang ditunjuk sebagai pejabat sementara Presiden FIFA setelah Sepp Blatter diskors oleh Komite Etik FIFA.

Issa Hayatou mengungkap itu menyusul penangkapan dua anggota Komite Eksekutif FIFA di sela rangkaian pertemuan komite yang sedang berlangsung di Zurich, Swiss. Presiden CONMEBOL Juan Angel Napout dan Presiden CONCACAF Alberto Hawit ditangkap pada Kamis (3/12) dini hari waktu setempat.

Keduanya ditangkap karena terduga terlibat dalam skema besar penyuapan hak pemasaran dan penyiaran turnamen serta pertandingan.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari The Guardian, Issa Hayatou mengatakan bahwa FIFA tidak korupsi. Kami memiliki individu yang telah menunjukkan perilaku negatif. Jangan menggeneralisasi situasi. Ada banyak orang di FIFA yang bekerja lebih dari 20 atau 30 tahun yang belum dituduh apa-apa.

Issa Hayatou menegaskan bahwa dirinya pun bukanlah bagian dari masalah kriminal itu walaupun telah memegang jabatan senior di FIFA selama lebih dari 25 tahun. Fakta bahwa saya sudah di sini bertahun-tahun tidak berarti apa-apa. Saya tidak terlibat dalam skandal apapun.”

Namun, rekam jejak menunjukkan bahwa Issa Hayatou pernah beberapa kali terlibat dugaan suap. Pada tahun 2011 silam Hayatou dituduh menerima suap senilai US$1,5 juta dari Qatar untuk proses penentuan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Panitia pemilihan Piala Dunia 2022 dan Hayatou telah sama-sama membantah tuduhan tersebut.

Selain itu, Hayatou juga pernah ditegur oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 2011 silam setelah kantor berita BBC mengungkapkan bahwa namanya muncul di daftar pembayaran yang dibuat perusahaan pemasaran olahraga.

Issa Hayatou mengatakan bahwa saya tidak akan di sini jika saya korupsi. Apakah parlemen membuktikan saya memiliki US$1,5 juta? Saya belum pernah menerima satu euro atau dolar pun untuk memilih siapapun agar menjadi tuan rumah Piala Dunia. Coba anda buktikan, jika saya bersalah.

Issa Hayatou mengatakan bahwa jika ada bukti bahwa saya menerima suap, silahkan tangkap saya. Karena saya tidak pernah menerima uang suap sebesar US$ 1,5 juta.

Be the first to comment on "FIFA tidak Korupsi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*