Agum : berikan kepercayaan kepada Komite Ad-Hoc

pssi-agum-gumelar-150104-kongrespssi4

Ketua Komite Ad-hoc bentukan FIFA, Agum Gumelar mengatakan bahwa ia berharap tim yang ia pimpin mendapatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah Indonesia demi pembenahan sepak bola tanah air.

Harapan itu dilontarkan Agum Gumelar selepas rapat perdana Komite Ad-hoc di kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jakarta, Jumat (11/12), yang turut dihadiri perwakilan dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC), Mariano Araneta.

Ketua Komite Ad-Hock, Agum Gumelar mengatakan bahwa harapan saya agar semua pihak menahan diri, jangan membuat pernyataan yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat. Kemudian, berikan kepercayaan pada komite ini untuk bekerja, demi tercapainya keinginan Presiden Joko Widodo melakukan reformasi sepak bola.

Sebelumnya, Agum Gumelar sempat menjelaskan latar belakang di balik terbentuknya Komite Ad-hoc, yang melibatkan mayoritas stakeholder di Indonesia itu.

Pria 69 tahun itu menyatakan bahwa FIFA membentuk Komite Ad-hoc karena mendengarkan permintaan Jokowi yang kecewa dengan kondisi persepakbolaan nasional. Kekecewaan itu disampaikannya dalam pertemuan delegasi FIFA-AFC dengan Presiden pada tanggal 2 November lalu.

Agum Gumelar mengatakan bahwa keinginan Presiden itu direspons positif oleh FIFA. Tapi reformasi tetap harus dilakukan sesuai sistem sehingga dibentuklah Komite Ad-hoc ini agar sesuai dengan statuta FIFA.

Komite Ad-hoc sendiri terdiri dari sejumlah stakeholder sepak bola Indonesia seperti perwakilan pemain, PT Liga, KONI, dan KOI.

Pemerintah yang juga diminta masuk dalam Komite Ad-hoc oleh FIFA, hingga saat ini masih belum setuju bergabung dengan tim bentukan otoritas sepak bola dunia tersebut.

Kami menyarankan kepada pemerintah pusat, terutama Menpora agar bisa bekerjasama dengan Komite yang dibentuk FIFA dan AFC. Jika tidak mau diasingkan dari Dunia Sepak Bola, Indonesia harus mengikuti Statuta dari FIFA. FIFA dan AFC sudah mendengarkan kritikan dari Presiden RI, Bapak Joko Widodo. FIFA dan AFC merespons dengan baik membentuk Komite Ad-Hock.

Kami sudah jenuh dengan konflik yang berkepanjangan. Ingat banyak Pemain Sepak Bola Indonesia yang menggantungkan hidup pada Sepak Bola. Anda pengen MotoGP dibawa ke Sentul. Mimpi kali. Ngurusin Sepak Bola saja, sampai sekarang belum selesai. Selesaikan dulu masalah yang satu, baru berangkat ke MotoGP.

Be the first to comment on "Agum : berikan kepercayaan kepada Komite Ad-Hoc"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*